Beginilah Islam Menjaga Wanita

Senin, 28 Mei 2012
Islam adalah syariat yang sempurna dan paripurna. Tak satupun persoalan di dunia ini melainkan telah diatur dan diberikan jalan keluar dalam Islam. Semua syariat (hukum) yang berasal dari arrahman, Allah Azza wa Jalla melalui perantaraan rasul-Nya, Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam tiada lain adalah demi kemaslahatan ummat manusia. Dan siapakah yang lebih mengetahui apa yang terbaik baik bagi kehidupan manusia melebihi Allah Ta’ala yang menciptakan kita?


Sertifikat Kelakuan Baik Dari Istri Untuk Suami

Andaikata Anda mengatakan kepada putra-putri Anda, “Yang paling ayah cintai diantara kalian ialah yang paling patuh kepada mama, tidak merepotkannya dan tidak suka mengganggunya. Dan ayah akan memberikan hadiah kepada orang yang dinilai seperti itu oleh mama.” Bukankah dengan begitu anda telah memuliakan istri Anda dan mengangkat martabatnya di hadapan anak-anaknya, serta memberikan wasiat yang sebaik-baiknya kepada­nya?!
Dan Anda, wahai istri, andaikata suami Anda berbicara seperti itu kepada putra-putri Anda, tidakkah anda gembira, bahagia, dan berterima kasih kepada suami anda, serta menghargai wasiat yang dia berikan kepada anda, perhatiannya kepada Anda, dan kemauan­nya untuk mengangkat martabat Anda di hadapan putra-putri Anda?!
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Dosa-Dosa Yang Dianggap Biasa

Rabu, 23 Mei 2012
Dosa adalah perkara yang harus dihindari oleh setiap muslim, karena dosa akan mengantarkan keburukan dan murka Allah ‘azza wa jalla bagi siapa saja yang melakukannya. Keburukan dan murka tersebut dapat dirasakan oleh si pembuat dosa secara langsung (di dunia) maupun secara tidak langsung (di akhirat). Dosa tidak hanya merugikan sang pelaku dosa tetapi juga berdampak pada orang lain dan makhluk hidup lainnya.  Sebagaimana firman Allah ‘azza wa jalla (yang artinya), “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS. ar-Rum : 41)

ADA APA DENGAN BULAN RAJAB ?

Penamaan Bulan Ini
Rajab adalah salah satu dari nama bulan Islam yang disebutkan dalam hadits Rasulullah shallallohu alaihi wasallam. Rajab dalam bahasa Arab bermakna agung dan terhormat, bulan ini disebut dengan Rajab yang berarti agung dan terhormat karena kaum Jahiliyah dulu sangat mengagungkan dan menghormati bulan ini. Imam Ibnu Rajab Al Hanbali dalam Lathoif Al Ma’arif menyebutkan dari nukilan sebagian ulama ada 14 nama untuk bulan ketujuh ini dan sebagian lagi menyebut hingga 17 nama. Al Hafizh Ibnu Hajar menukil penjelasan dari Ibnu Dihyah bahwa bentuk jamak dari kata Rajab adalah Arjaab, Rajabaanaat, Arjabah, Araajib dan Rajaabii, lalu beliau (Ibnu Dihyah) menyatakan bahwa bulan ini memiliki 18 nama kemudian beliau merinci satu demi satu nama tersebut (lihat Muqaddimah Tabyiin Al ‘Ajab)

Al-Qur'an Menetapkan Kebangkitan

Selasa, 22 Mei 2012
Di antara perkara pokok yang menjadi pertentangan antara Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam dengan masyarakat jahiliyah adalah kehidupan sesudah kematian. Masyarakat jahiliyah menganggap mustahil dan tidak nalar kalau jasad yang sudah habis dimakan tanah dihidupkan kembali.